Sabtu, 20 Oktober 2012

Morfologi Ikan Patin


Ikan patin dewasa panjang tubuhnya bisa mencapai 120 cm. Ukuran tubuh yang tergolong besar bagi ikan jenis lele-lelean . Bentuk tubuh patin yang memanjang dengan warna dominan putih berkilauan seperti perak dan punggung berwarna kebiru-biruan. Ketika masih kecil, warna berkilauan seperti ini sangat cemerlang sehingga banyak yang menaruhnya di akuarium sebagai ikan hias. Ketika ukurannya semakin besar, warnanya mulai memudar sehingga kurang menarikuntuk di pajang di akuarium. Seperti halnya ikan lele-lelean, ikan patin tidak bersisik alias bertubuh licin. Kepalanya relatif kecil dengan mulut terletak di ujung kepala sebelah bawah. Di sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis, sebagaimana halnya dengan ikan lele. kumis tersebut berfungsi sebagai alat peraba saat berenang ataupun mencari makan.



Di bagian punggung terdapat sirip yang dilengkapi dengan 7-8 buah jari-jari. Sebuah jari-jari bersifat keras. Jari-jari ini dapat berubah menjadi patil. Sisanya, 6-7 jari-jari bersifat lunak. Sirip ekor berbentuk simetris membentuk cagak. Sirip dada memiliki 12-13 jari-jari lunak dan sebuah jari-jari keras yang berfungsi sebagai patil. Sirip duburnya panjang, terdiri dari 30-33 jari-jari lunak. Sementara itu, sirip perutnya hanya memiliki 6 jari-jari lunak.

Selain patin, ikan ini juga memiliki nama lokal jambal dan pangasius. Sementara itu, nama inggris-nya adalah catfish alias ikan kucing lantaran ada kumisnya.
Ikan patin memiliki sistematika sebagai berikut.
Ordo: Ostariophysi
Subordo: Siluroidea
Famili: Pangasidae
Genus: Pangasius
Spesies: Pangasius pangasius Ham. Buch
Nama Inggris: Catfish
Nama Lokal: Patin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halo haaaaa ......